Brujul Adventure Park, Sorga Bagi Para Petualang

Kamis, 19 Januari 20170 komentar


Kawasan Pundak
Bentang alam nan eksotis terpapar jelas ketika kaki melangkah dan sejauh mata ini memandang. Deretan batu besar yang merupakan situs batuan dasar laut akan sering kita temui diantara lebatnya hutan pinus, dan itulah yang dinamakan  kawasan Taman Sejuta Batu.

”Beberapa batu bahkan sangat memungkinkan untuk kegiatan Fun Bouldering (memanjat dinding batu yang hanya menggunakan matras sebagai pengaman),” Ungkap Lutfi Abdul Aziz (30) yang juga merupakan pelatih panjat tebing FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Kebumen ketika berkunjung di Brujul.

Walaupun masih baru, namun Brujul sudah kaya akan panorama. Ada beberapa titik batuan yang nantinya akan dikembangkan dengan menambahkan spot-spot selfi yang menantang seperti yang dijelaskan oleh Taufik Hidayat (45) selaku perintis sekaligus motor pembukaan Brujul Adventure Park.

“Brujul memang beda mas, disini kami menawarkan petualangan dengan panorama yang memang sudah indah dari sananya, ya tinggal dipoles sedikit,” tutur Taufik dengan senyum ramah.

Taman Sejuta Batu

Brujul merupakan sebuah pegunungan yang menyimpan sejuta panorama sangat menawan. Wisata alam yang baru dirintis masyarakat Desa Peniron yang didukung oleh Pemerintah Desa dan disokong oleh LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Karangtaruna, GP Ansor, Banser serta beberapa element masyarakat. Topografi pegunungan Brujul pantas menjadi destinasi para penggiat alam bebas, mulai dari Camping, Climbing sampai motorcross.

Lokasi Camping Ground yang cukup luas hingga mampu menampung puluhan tenda , seperti di kawasan Taman Sejuta Batu, kawasan Pundak serta puncak Brujul. Tidak salah jika kemudian mengusung tema Brujul Adventure Park.

Ada hal yang membuat saya bertanya-tanya tatkala melihat salah satu situs batuan yang cukup aneh menurut saya. Watu tumpang namanya, sebuah batu besar yang seolah-olah ditumpangkan (diletakkan) di atas batu yang lebih besar. Menurut beberapa masyarakat setempat batu tersebut dahulu kala pernah digunakan untuk bersemedi oleh orang-orang sakti.

Curug Lo

Gemericik air yang datang dari Curug Lo diiringi nyanyian serangga merupakan musik alam yang membawa saya larut dalam kedamaian. Ketenangan seperti ini yang sekarang sangat susah sekali didapat. Jejeran bukit tergelar tampak seperti benteng yang kokoh dan gunung-gunung terlihat bagai sebuah menara. Tidak akan puas rasanya dan tidak akan habis mulut ini memuji keindahan alam sebagai hadiah terindah dari Sang Pencipta kepada kita.

Tidak hanya sampai disini Brujul menawarkan keindahan, curug dan gua-gua seakan-akan turut menawarkan diri untuk saya nikmati. Terdapat empat gua yang siap untuk saya singgahi diantaranya Gua Sidalang, Gua Sibulu, Gua Sodor serta Gua Watu tarung. Brujul benar-benar sorganya para petualang. Perjalanan panjang menyusuri hutan pinus akhirnya terbayar dengan suguhan menawan yang memanjakan mata saya.

Sumber : http://kebumennews.com/2017/01/19/mutiara-di-pegunungan-brujul-sorganya-petualang/

Route :
Berada Desa Peniron kecamatan Pejagoan kurang lebih 20 KM arah utara dari kota Kebumen dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi. Angkutan umum yang melayani trayek Kebumen-Peniron banyak tersedia.

Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. WALET MUDA KEBUMEN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger